Masalah dalam memasak ternyata tidak hanya pada peralatan memasak saja. Ada hal serius yang patut Anda ketahui dan waspadai.
Untuk urusan memasak, hampir sebagian besar keluarga di Indonesia mengandalkan kompor, apakah itu kompor minyak atau gas. Namun demikian, dibanding kompor minyak, saat ini kompor gas lebih diidolakan karena relatif lebih praktis dan "bersih". Pemerintahpun sedang menjalankan program konversi energi minyak tanah ke gas elpiji, dimana pemerintah menargetkan pengadaan 420 ribu kompor gas yang akan menggantikan kompor minyak tanah untuk mengurangi subsidi minyak tanah. Dari kajian mendalam, kompor gas ternyata masih menimbulkan hal yang merugikan pemakainya.
Pada kompor gas biasa, tidak suam gas dapat terbakar. Hampir setengah dari gas yang dialirkan terbuang secara percuma. Hal ini disebabkan karena pembakaran yang terjadi tidak sempurna. Sebagaimana kita ketahui, untuk terjadinya pembakaran diperlukan adanya udara. Hanya lapisan paling luar dari gas yang dapat kontak dengan udara sehingga mengalami pembakaran. Bagian dalam gas tidak terbakar dan tidak dapat kontak dengan udara sehingga tidak terbakar dan terbuang percuma.
Selain terjadi pemborosan gas, pembakaran tidak sempurna juga mengakibatkan:
terbentuknya karbon monoksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx), zat aktif berbahaya pemicu kanker, serta menghasilkan karbon bebas yang mengakibatkan bagian bawah peralatan masak menjadi hitam, dan juga mengotori perkakas dapur serta lingkungan sekitar.
Untuk urusan memasak, hampir sebagian besar keluarga di Indonesia mengandalkan kompor, apakah itu kompor minyak atau gas. Namun demikian, dibanding kompor minyak, saat ini kompor gas lebih diidolakan karena relatif lebih praktis dan "bersih". Pemerintahpun sedang menjalankan program konversi energi minyak tanah ke gas elpiji, dimana pemerintah menargetkan pengadaan 420 ribu kompor gas yang akan menggantikan kompor minyak tanah untuk mengurangi subsidi minyak tanah. Dari kajian mendalam, kompor gas ternyata masih menimbulkan hal yang merugikan pemakainya.
Pada kompor gas biasa, tidak suam gas dapat terbakar. Hampir setengah dari gas yang dialirkan terbuang secara percuma. Hal ini disebabkan karena pembakaran yang terjadi tidak sempurna. Sebagaimana kita ketahui, untuk terjadinya pembakaran diperlukan adanya udara. Hanya lapisan paling luar dari gas yang dapat kontak dengan udara sehingga mengalami pembakaran. Bagian dalam gas tidak terbakar dan tidak dapat kontak dengan udara sehingga tidak terbakar dan terbuang percuma.
Selain terjadi pemborosan gas, pembakaran tidak sempurna juga mengakibatkan:
terbentuknya karbon monoksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx), zat aktif berbahaya pemicu kanker, serta menghasilkan karbon bebas yang mengakibatkan bagian bawah peralatan masak menjadi hitam, dan juga mengotori perkakas dapur serta lingkungan sekitar.
Solusinya tentu saja peralatan atau kompor masak yang memungkinkan terjadinya pembakaran dengan sempurna. Dimana pemakaian gas pun jadinya tidak boros. Peralatan memasak dan dapur juga bebas dari kotoran atau hitam. Yang lebih penting, penghuni rumah tidak teracuni oleh gas CO dan NOx, pemicu kanker. CNI menjawab semua permasalahan tersebut dengan meluncurkan produk unggulan baru, Ichi-I Infrared Stove.
Penghasil Panas Radiasi Infrared
Ichi-I Infrared Stove mengubah pembakaran gas menjadi panas radiasi infrared. Radiasi infrared merupakan gelombang elektromanetik yang memiliki panjang gelombang diantara gelombang cahaya tampak dan gelombang radio.
Pemakaian berlebih tidak berbahaya bahkan bermanfaat dalam memelihara kesehatan dan memiliki efek pengobatan atau penyembuhan.
Keunggulan Ichi-I I
1. Mencegah timbulnya karbon monoksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx)
2. Hemat gas lebih dari 30%
3. Tidak membuat hitam dasar peralatan masak juga perkakas dapur dan lingkungan sekitarnya.
4. Lebih tahan hembusan angin dan tumpahan air.
5. Tahan lama dan mudah dibersihkan.
===================
Produk-produk CNI telah terkenal sebagai produk-produk bermutu tinggi baik dari segi manfaat maupun kualitasnya. Sebagai bukti komitmen CNI pada kualitas, CNI telah memiliki sistem Jaminan Kepuasan Konsumen (JKK).
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”
Untuk info & Pemesanan :
HUB : MUHAMAD IPANGO
Telp / Hp : 021-7816369 / 0815 2363 9145 / 0816 160 5367
Simak Info Kesehatan di :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar